SURABAYA, KOMPAS – Selama 22 tahun sejak tahun 1985 hingga 2007,
penetapan Hak atas Kekayaan Intelektual atau HaKI di seluruh perguruan
tinggi Indonesia hanya 419. Padahal, Indonesia memiliki sekitar 2.800
perguruan tinggi yang potensial menghasilkan hasil karya penelitian.
Ketua Tim HaKI Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
(DP2M) Dikti Prof Suprapto, Senin (17/11), di Surabaya, Jawa Timur,
mengatakan, kesadaran akademisi Indonesia terhadap pentingnya HaKI
sangat rendah. Hal itu terlihat dari kecilnya jumlah pengajuan paten
terhadap karya-karya penelitian mahasiswa maupun para dosen.
“Sebagian besar hasil penelitian, pengabdian masyarakat, atau
kreativitas mahasiswa hanya diwujudkan menjadi buku ajar ataupun
laporan saja. Jika ada beberapa karya yang kemudian dipatenkan, itu
pun hanya kebetulan saja karena mengikuti workshop,” ujarnya di sela
Pelatihan Pemanfaatan Hasil Penelitian Berpotensi Paten yang
diselenggarakan Universitas Widya Mandala Surabaya.
Menurut Suprapto, pendaftaran paten di Jepang mencapai 370.000 per
tahun, sedangkan di India mencapai 17.000 per tahun. Hal itu
berbanding terbalik dengan frekuensi pengajuan paten di Indonesia yang
dalam 23 tahun terakhir hanya 419 buah.
Kendala terbesar dari minimnya penetapan paten karya penelitian
perguruan tinggi adalah sebagian besar hasil karya yang diajukan hanya
berupa pengulangan dari inovasi sebelumnya. Padahal, pematenan sebuah
karya memiliki tiga syarat, yaitu inovasi baru, dapat dibuktikan
dengan benar, dan dapat diaplikasikan.
Wakil Rektor Universitas Katolik Widya Mandala Kuncoro Foe
mengungkapkan, banyak dosen yang belum memahami bagaimana cara
memproses HaKI. Selain itu, muncul pula kekhawatiran bagaimana jika
saat hasil karya atau penelitian diajukan, invonasi mereka justru
dijiplak pihak lain.
Hingga saat ini, dari sekitar 2.800 perguruan tinggi di Indonesia,
baru lima perguruan tinggi yang aktif mendaftarkan pematenan terhadap
karya-karyanya. Kelimanya adalah Institut Teknologi Bandung,
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Institut Pertanian Bogor, Institut
Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan Universitas Brawijaya Malang.
(ABK)
KLIK
VOTE FAIZAN
dan pilih FAIZAN
By: faizan on November 20, 2008
at 5:05 am
KLIK
VOTE FAIZAN
dan pilih FAIZAN
jangan lupa yah
dukung faizan di anging mammiri awards
By: faizan on November 20, 2008
at 5:07 am